Antara JIL, Edi Akhiles, dan Era Cepat Saji

Bocah Kampung

Kemarin, pengunjung blog saya naik cukup tinggi, padahal saya tidak memajang tulisan baru. Usut punya usut, dari kata kunci pencarian yang masuk, akhirnya saya tahu bahwa sebagian besar pengunjung itu sedang mencari tahu tentang Edi Akhiles dan hubungannya dengan JIL (Jaringan Islam Liberal). Saya yakin mereka tidak terlalu mendapatkan jawabannya di blog saya. Tulisan saya tentang Edi Akhiles lebih banyak tentang keluarga saya di komunitas #KampusFiksi.

Jujur saja, saya iri pada orang yang bisa mengecek kebenaran sesuatu dengan hanya bermodal Google. Sungguh mudah, cepat, dan murah. Dan sepertinya, mereka tidak terlalu peduli bahwa ada banyak informasi di dunia maya yang nilainya tidak lebih dari sampah (sampah tulen, tidak bisa didaur ulang!). Orang semacam Jonru tidak hanya satu. Peminat informasi cepat saji juga bukan cuma satu. Mereka, biasanya, seperti anak burung yang hanya bisa mangap dan menunggu disuapi. Apa yang dimasukkan ke mulutnya, itulah yang ditelan.

Orang-orang yang berkunjung ke blog…

View original post 507 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s